Hakim Tarik Diri Bimbang Alami Ganguan Jiwa

Tugas menjadi seorang hakim bukanlah sesuatu yang boleh dipandang ringan sama sekali kerana ia melibatkan tekanan yang tinggi ketika melaksanakan tugasnya .

Menurut Ketua Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Mahkamah Agung Abdullah berkata beberapa hakim telah menjadi gila akibat dari bebanan tugasan.

“Setiap tahun ini paling tidak ada dua orang yang mengalami gangguan jiwa. Jadi setiap habis pendidikan rata-rata yang alami ganguan jiwa,” kata Abdullah.

Tambah Abdullah, hakim-hakim ini menjadi gila disebabkan pelbagai fator dan antaranya ialah tidak mempunyai minat.

“Kita tidak tahu karena pertentangan batin. Dulu ada calon hakim yang pengin jadi guru. Orangtuanya memaksakan jadi hakim,” ujarnya.

 

“Saat pendidikan jadi goncang kejiwaannya. Ada teman saya sampai sekarang tidak sembuh. Ini serius dan itu benar,” ungkapnya.

Dikhabarkan, seramai 15 orang hakim telah terpilih untuk  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2017 namun membuat keputusan untuk menarik diri.

“Alasan sangat subyektif. Ada yang tidak diperkenankan orangtuanya. Dafar ke sini anaknya sampai memohon, orangtuanya tetap tidak berikan izin,” katanya.

Pada tahun lepas, jumlah calon hakim yang diterima sebanyak 1.035 orang laki-laki dan 542 orang calon hakim perempuan. Sehingga, jumlah total calon hakim yang diterima adalah 1.577 orang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *